Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Maret 2017

PCNU Cirebon Berikan Penghargaan Pada Sejumlah Kiai dan Nyai

Cirebon, All About Santri. Pengurus PCNU Cirebon memberikan penghargaan kepada beberapa kiai dan nyai atas pengabdian dan dedikasinya kepada NU semasa hidupnya. Di antara kiai dan nyai yang mendapatkan penghargaan ialah KH Abdullah Abbas (Buntet), KH Fuad Hasyim (Buntet), KH Hasanudin Kriyani (Buntet), KH Syarif Utsman Yahya (Kempek), KH Jafar Aqil Siradj (Kempek), KH Abdurrohman Ibnu Ubaidillah (Arjawinangun), KH Syafii (Gempol), Nyai Hj Zaenab (Buntet), KH Ibrohim Rozi (Plered), Nyi Hj Fariyah Amin (Ciwaringin).

Pemberian penghargaan tersebut dilakukan disela-sela pengajian rutin Sabtu legi yang dilaksanakan pada tanggal 29 November Desember 2015 di Gedung NU Center Jl. Dewi Sartika Sumber pukul 13.00 s/d selesai.

PCNU Cirebon Berikan Penghargaan Pada Sejumlah Kiai dan Nyai (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Cirebon Berikan Penghargaan Pada Sejumlah Kiai dan Nyai (Sumber Gambar : Nu Online)


PCNU Cirebon Berikan Penghargaan Pada Sejumlah Kiai dan Nyai

Menurut KH Tolkha Nawawi atau biasa disapa dengan panggilan Abah. Nama-nama Kiai dan nyai yang mendapat penghargaan tersebut, tidak ditentukan oleh satu pihak saja, melainkan hasil kesepakatan semua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kab. Cirebon.

Pengajian ini rutin dilakukan setiap bulannya, tepatnya pada setiap hari Sabtu Legi. Oleh karena itu, pengajian ini lebih dikenal dengan sebutan Halaqoh Sabtu Legi.

All About Santri

Dalam setiap pertemuannya, pemateri (yang memimpin ngaji) selalu berbeda-beda. Pada bulan ini, pematerinya adalah KH Husein Muhammad, pengasuh pesantren Dar Al Tauhid Arjawinangun.

All About Santri

Seluruh pengurus dan keluarga besar Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon hadir dalam pengajian itu, diantaranya adalah Rais Syuriyah (KH Usamah Mansyur), Ketua Tanfidziyah (KH Ali Murtadlo), Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (KH Tolkha Nawawi) dan semua perwakilan dari semua banom-banom Nahdlatul Ulama Kab. Cirebon.

Sebagai Rais Syuriyah PCNU Kab. Cirebon KH Usamah Mansyur berharap, pengajian rutin halaqoh Sabtu legi ini terus ada. Karena di samping menuntut ilmu, menambah pengetahuan, ini juga salah satu media untuk bersilaturahmi antar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kab. Cirebon dengan semua banom-banom NU lainnya. (Nur Jannah/Mukafi Niam)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/63985/pcnu-cirebon-berikan-penghargaan-pada-sejumlah-kiai-dan-nyai

All About Santri

Minggu, 13 November 2016

Aswaja Penting Diterapkan di Sekolah

Tegal, All About Santri. Rais Syuriah MWCNU Kecamatan Dukuhturi KH Muhmmad Abdu Suud menuturkan bahwa ajaran Ahlusunah wal Jamaah (Aswaja) sangat penting diterapkan di Sekolah. Pasalnya, Aswaja merupakan ruh islam rahmatan lil alamin.

Kita jangan terjebak dengan statemen atau omongan orang yang tidak tahu persis masalah agama, karena sebagain orang memeringati maulid Nabi seperti ini dianggap biah, tutur KH Muhammad Abdus Suud ketika mengisi acara peringatan Maulid Nabi Muhmmad SAW di SMP N1 Dukuhturi, Tegal Jawa Tengah, Kamis (6/2).

Aswaja Penting Diterapkan di Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)
Aswaja Penting Diterapkan di Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)


Aswaja Penting Diterapkan di Sekolah

Kegiatan yang dibalut dalam tema "Ngaji Bareng Para Kiai" itu dihadiri oleh para pejabat yang semuanya adalah alumni SMP Negeri 1 Dukuhturi. Terlihat kepala desa Kepandean, pengawas dikpora kecamatan, kepala seksi SMP Dinas Dikpora, guru alumni SMP Negeri 1 Dukuhturi, hingga kepala sekolah SMP Negeri 1 Dukuhturi .

All About Santri

Sementara ketua PCNU Kabupaten Tegal H Ahmad Wasyari yang juga kepala bidang pendidikan dasar Dikpora Kabupaten Tegal memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada SMP Negeri 1 Dukuhturi yang berhasil menyelenggarakan peringatan maulud Nabi Muhammad SAW yang menurutnya spektakuler.

Saya terus terang saja merasa prihatin terhadap dunia pendidikan yang berkembang saat ini, yang makin jauh dari pendidikan moral agama Islam. Oleh karena itu, kegiatan seperti inilah yang mesti dicontoh oleh sekolah sekolah lain di Kabupaten Tegal. Kegiatan keagamaan terutama Ngaji Bareng Para Kiai yang dilaksanakan SMP Negeri 1 Dukuhturi saat ini merupakan sebuah kebutuhan. katanya

Wasyari juga berharap pendidikan moral keagamaan terus dikembangkan di SMP Negeri Dukuhturi supaya mampu mencetak generasi bangsa yang berwawasan moral agama. Ia juga menegaskan bahwa yang hadir dalam acara ini adalah semua pejabat-pejabat yang semuanya adalah alumni SMP Negeri 1 Dukuhturi.

All About Santri

Kepala SMP Negeri 1 Dukuhturi Drs. H Alfatah mengucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus Osis SMP Negeri 1 Dukuhturi, yang telah bekerja keras dalam mensukseskan acara ini. Ia juga menyampaikan prestasi yang telah diraih SMP Negeri 1 Dukuhturi dalam berbagai hal.

Insyaallah kedepan apa yang telah disampaikan oleh orang tua kita, baik para kia atau pun pejabat akan kami jadikan pegangan untuk menentukan kebijakan di sekolah, kata Alfatah yang juga Kabid Pendidkan Dasar PC Maarif NU Kabupaten Tegal. (Abdul Muiz/Mahbib)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/50008/aswaja-penting-diterapkan-di-sekolah

All About Santri

Rabu, 02 November 2016

Sciena Madani dan LAZIS Nusantara Berbagi Sedekah Blusukan

Semarang, All About Santri. Pengurus Sciena Madani dan LAZIS Nusantara mendatangi warga tertentu yang membutuhkan di sekitar kecamatan Genuk, Semarang, Jumat (25/7) malam. Mereka membagikan parcel mustdhafin dan paket sedekah blusukan kepada warga yang berhak menerima.

Pengasuh Sciena Madani Ninik Ambarwati mengatakan, parcel mustadhafin dan sedekah blusukan menjadi program favorit Ramadhan tahun ini. Karena, pengurus langsung mengunjungi tempat santunan dengan bingkisan dan uang tunai.

Sciena Madani dan LAZIS Nusantara Berbagi Sedekah Blusukan (Sumber Gambar : Nu Online)
Sciena Madani dan LAZIS Nusantara Berbagi Sedekah Blusukan (Sumber Gambar : Nu Online)


Sciena Madani dan LAZIS Nusantara Berbagi Sedekah Blusukan

Selain parcel mustadhafin dan sedekah blusukan, Sciena Madani dan LAZIS Nusantara selama Ramadhan menjalankan sejumlah program antara lain buka puasa bersama, wisata religi, talk show, dan santunan anak yatim. Semua program ini ditutup dengan penyaluran zakat fitrah.

Kami ingin mengetahui kondisi lapangan, sehingga blusukan menjadi jalan terbaik mengetahui realitas sosial kemasyarakatan yang sesungguhnya, tutur Ninik.

All About Santri

Sciena Madani merupakan komunitas pemuda yang mengabdi kepada masyarakat sesuai dengan jargonnya Pesantren Cinta dan Karya. Sementara LAZIS Nusantara ialah wadah nirlaba yang bertujuan mewujudkan tatanan masyarakat yang lebih baik dengan memberikan tata pengelolaan dana sosial masyarakat melalui zakat, infaq, dan shodaqoh. (Lukni Maulana/Alhafiz K)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/53549/sciena-madani-dan-lazis-nusantara-berbagi-sedekah-blusukan

All About Santri

Kamis, 27 Oktober 2016

Lewat MIF, Pemuda NU Ringankan Perekonomian Warga Miskin

Pamekasan, All About Santri. Madura Idea Foundation (MIF), namanya. Organisasi yang didirikan tokoh pemuda NU Pamekasan Dr Moh Fudholi tersebut, tampak kian getol meringankan beban hidup warga miskin dari kalangan nahdliyin di Pulau Madura.

Di MIF, terdapat jargon untuk mengubah satu situasi mental kemiskinan. Namanya ATAS (Alengleng Tarebhung Abentoh Sataretanan); gerakan yg dilakukan kapanpun untuk membantu sesama.

Lewat MIF, Pemuda NU Ringankan Perekonomian Warga Miskin (Sumber Gambar : Nu Online)
Lewat MIF, Pemuda NU Ringankan Perekonomian Warga Miskin (Sumber Gambar : Nu Online)


Lewat MIF, Pemuda NU Ringankan Perekonomian Warga Miskin

Tapi selama ini, gerakan ATAS lebih populer sebagai gerakan bulanan. Setiap bulan pemuda NU yang tergabung dalam MIF rurun ke bawah untuk menyerahkan bantuan sosial (bansos). Sasarannya ialah semua masyarakat Madura yang berada di bawah garis kemiskinan, mulai dari Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan.

"Lansia miskin, anak yatim, warga disabilitas untuk saat ini difokuskan perkecamatan tiap bulan. Dana berasal dari sumbangan anggota serta para dermawan. Juga, berasal dari produk dan ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh MIF," ujar Dr Moh Fudholi, Selasa (20/12).

All About Santri

Tujuan gerakan ATAS, terang Fudholi, ialah guna meningkatkan stabilitas sosial, kesejahteraan masyarakat , dan pemerataan ekonomi masayarakat. Dalam pelaksanaannya, MIF mengajak NU untuk menyapa masyarakat melalui gerakan ATAS, karena hampir semua anggota MIF adalah NU dan putra pengurus NU.

All About Santri

"Kami melibatkan NU karena selain anggota MIF adalah warga nahdliyin, NU adalah satu-satunya organisasi yang strukrunya sampai tingkat kampung (ranting). Sehingga, nanti memudahkan pada MIF untuk mencari data masyarakat miskin," tukas dosen muda tersebut. (Hairul Anam/Fathoni)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/73932/lewat-mif-pemuda-nu-ringankan-perekonomian-warga-miskin

Minggu, 24 Juli 2016

Lagi, Masjid Gus Dur Tuntun Syahadat Seorang Muallaf

Jakarta, All About Santri. Masjid Jami al-Munawwarah yang terletak di kompleks kediaman KH Abdurrahamn Wahid (Gus Dur) Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kembali menjadi tempat pengucapan dua kalimat syahadat seorang muallaf, Sabtu (19/1) siang.

Seorang perempuan bernama Stephanie Ade Irawan hari ini berketetapan hati masuk Islam. Turut hadir menjadi saksi istri mendiang Gus Dur Ny H Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Wasekjen PP LDNU H Syaifullah Amin, Habib Hasan Dalil Alaydrus, dan sejumlah jajaran pengurus Yayasan KH Abdul Wahid Hasyim.

Lagi, Masjid Gus Dur Tuntun Syahadat Seorang Muallaf (Sumber Gambar : Nu Online)
Lagi, Masjid Gus Dur Tuntun Syahadat Seorang Muallaf (Sumber Gambar : Nu Online)


Lagi, Masjid Gus Dur Tuntun Syahadat Seorang Muallaf

Apakah ada yang memaksa? tanya Habib Hasan sebelum membimbing syahadat. Tidak, jawab Stephanie.

Berarti dari hati? sambung Habib Hasan.Ya, dari hati, Stephanie menganggukkan kepala.

All About Santri

Sebelum menuntun syahadat, Habib Hasan menjelaskan bahwa Islam bersifat rasional dan menentang unsur pemaksaan dalam beragama. Selain menyinggung kearifan dakwah Rasulullah, ia juga menjabarkan secara singkat lima rukun Islam yang meliputi syahadat, shalat, puasa, zakat, dan haji.

All About Santri

Stephanie yang cukup lancar melafalkan dua kalimat syahadat dan terjemahannya itu disambut haru oleh kerabat dan tamu yang hadir. Karena bertepatan dengan bulan kelahiran Nabi, prosesi masuk Islam ditutup dengan doa dan shalawat.

Menurut Ketua Harian Dewan Kemakmuran Masjid Syaifullah, ini merupakan kali keempat Masjid al-Munawwarah menyelenggarakan kegiatan serupa. Bahkan, katanya, sudah tiga kali pelafalan dua kalimat syahadat dituntun langsung oleh Gus Dur.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis : Mahbib Khoiron:

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/41900/lagi-masjid-gus-dur-tuntun-syahadat-seorang-muallaf

All About Santri

Jumat, 06 Mei 2016

Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU

Kudus, All About Santri. Puluhan pengurus Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengadakan silaturahim lebaran kepada pembina dan tokoh NU wilayah setempat, Ahad malam (3/8). Saat di kediaman pembina Ansor KH. Hamdan Suyuti Desa Loram, mereka diimbau turut serta menjaga aset-aset NU.

Dalam pesannya KH Hamdan mengatakan, Nahdlatul Ulama di berbagai tingkatan memiliki banyak aset yang harus diselamatkan, seperti masjid, mushala dan beberapa tanah yang diwakafkan untuk kemaslahatan.

Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU (Sumber Gambar : Nu Online)


Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU

Aset tersebut harus dijaga, jangan sampai hilang. Jika bisa dibuatkan sertifikat NU, ujarnya.

KH Hamdan mengakui kelemahan NU dan badan otonom terlihat pada pengarsipan dokumentasi maupun administrasi. Oleh karena itu harus segera dilakukan pembenahan sehingga aset NU bisa aman dan terdata dengan baik.

All About Santri

Termasuk makam-makam harus segera dibuatkan sertifikat dan diberi nama makam Islam, harap mantan Ketua PC GP Ansor Kudus era tahun 90-an ini.

Sementara menurut penuturan Sekretaris PAC GP Ansor Jati Eko Budi Setiawan, kunjungan ke sejumlah tokoh NU ini banyak memperoleh manfaat berupa masukan saran, dan informasi untuk kemajuan organisasi.

All About Santri

Dikatakan, ragam persoalan yang terjadi di masyarakat seperti ISIS maupun prilaku umat menjadi topik perbincangan yang hangat. Yang jelas silaturahim ini penuh makna demi kemajuan organisasi NU maupun Ansor sendiri, imbuhnya.

Ia menerangkan, momentum idul fitri ini mampu mempererat silaturahim dan memperkuat komponen organisasi untuk selalu berperan aktif di masyarakat. Dalam berorganisasi sering kali ada perbedaan, tetapi kita harus tetap jaga komitmen demi keutuhan generasi muda NU, tutur Eko. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/53643/sowan-pembina-gp-ansor-jati-diimbau-jaga-aset-nu

All About Santri

Senin, 06 Juli 2015

Jihad Pendidikan untuk Kaum Lemah ala MWCNU Ketanggungan

Brebes, All About Santri. Melihat banyaknya anak-anak warga NU yang tidak bisa melanjutkan ke tingkat SLTA akibat terbentur biaya, menjadi keprihatinan pengurus NU Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sebagai solusinya, pengurus NU mendirikan Madrasah Aliyah (MA) Maarif NU.

Demikian penuturan Kepala MA Maarif NU Ketanggungan Sudarso ketika berbincang dengan All About Santri di ruang kerjanya, Sabtu (11/2).

Jihad Pendidikan untuk Kaum Lemah ala MWCNU Ketanggungan (Sumber Gambar : Nu Online)
Jihad Pendidikan untuk Kaum Lemah ala MWCNU Ketanggungan (Sumber Gambar : Nu Online)


Jihad Pendidikan untuk Kaum Lemah ala MWCNU Ketanggungan

Darso menerangkan, komitmen pengurus menampung anak-anak NU yang tidak mampu dalam artian ekonomi masih dipegang hingga sekarang. Bahkan orang tua ada yang pasrah bongkokan, yang penting anaknya bisa sekolah, tuturnya.

All About Santri

Madrasah yang terletak di Jalan A Yani No 234 B Desa Dukuhturi, Kecamatan Ketanggungan, Brebes memiliki 225 siswa yang tersebar di jurusan IPA dan IPS. Mayoritas berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah. Yang lebih utama bagi para pendiri, adalah bagaimana bisa berjihad lewat pendidikan.

Dalam catatan sejarah, madrasah ini berdiri pada 3 juli 1987 di atas tanah seluas 1600 meter persegi berdampingan dengan MTs Maarif NU Ketanggungan.

All About Santri

Yang menjadi kebanggaan, lanjut Sudarso, para siswa ketika menginjak kelas 11 melakukan praktek lapangan mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pengalaman mereka itu ternyata sangat digemari siswa karena sebelumnya telah mendapatkan bekal ilmu pembelajaran dari guru Pembina masing-masing.

Anak-anak MA, bila sore hari hari kerap membantu Madrasah Diniyah Awaliya (MDA), nah praktek di MI menjadi bekal tersendiri bagi anak-anak, terangnya.

Mereka, ditempatkan di lima Kecamatan yang masing-masing siswa mendapat jatah mengajar selama seminggu yang selanjutnya membuat laporan dan mendapatkan sertifikat praktek.

Pembekalan mengajar juga menjadi daya dorong tersendiri bagi siswa yang ingin melanjutkan kuliah di fakultas keguruan.

Ada berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti para siswa MA Maarif NU Ketanggungan di antaranya tonsus, tari, Pramuka, tata rias, tata boga, bulu tangkis.

Untuk membangun karakter siswa, madrasah ini melakukan pembiasaan setiap pagi dengan membaca surat surat pendek Al-Quran, Yasin dan doa doa harian.

Melihat kondisi orang tua yang pas pasan mengakibatkan minat melanjutkan ke perguruan tinggi masih minim, hanya sekitar 30 persen yang melanjutkan kuliah. Untuk itu, pihak Madrasah melakukan kerja sama dengan berbagai perusahaan local, nasional maupun internasional agar lulusan MA Maarif NU Ketanggungan bisa ditampung didunia kerja. Salah satunya, bekerja sama dengan perusahaan elektronik di Malaysia untuk menyalurkan mereka ke negara itu bukan sebagai pembantu rumah tangga, tapi menjadi operator di pabrik. (Wasdiun/Abdullah Alawi)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/75356/jihad-pendidikan-untuk-kaum-lemah-ala-mwcnu-ketanggungan-

All About Santri

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs All About Santri sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik All About Santri. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan All About Santri dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock